Memilih kursi pesawat yang nyaman dapat membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan, terutama saat penerbangan jarak jauh. Namun, banyak penumpang masih bingung menentukan pilihan antara kursi dekat jendela atau kursi lorong (aisle seat). Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan selama penerbangan.
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih kursi antara lain frekuensi ke toilet, kenyamanan saat beristirahat, kemudahan bergerak, hingga akses terhadap pelayanan kru kabin. Karena itu, tidak ada satu posisi yang benar-benar ideal untuk semua orang.
Menurut akun Shreyas P di situs Quora yang dikutip dari Nomad Lane, kursi di area lorong atau dekat galley menjadi salah satu pilihan terbaik karena lebih mudah diperhatikan oleh pramugari maupun pramugara. Penumpang di area tersebut juga umumnya mendapatkan layanan lebih cepat dibandingkan mereka yang duduk di dekat jendela.
Jika mengutamakan kenyamanan, sebaiknya hindari memilih kursi di area bulkhead maupun yang berada tepat di samping toilet. Meski bulkhead menawarkan ruang kaki yang lebih lega, area ini biasanya diprioritaskan bagi penumpang yang membawa bayi karena tersedia pengait kereta bayi.
Sementara itu, kursi yang berada dekat toilet berpotensi mengganggu waktu istirahat akibat lalu lalang penumpang, suara pintu yang sering dibuka-tutup, hingga aroma yang terkadang kurang nyaman.
Meski demikian, kursi pesawat terbaik tetap bergantung pada preferensi masing-masing penumpang. Ada yang memilih kursi dekat jendela untuk menikmati pemandangan selama penerbangan, sementara sebagian lainnya lebih menyukai kursi lorong agar lebih mudah bergerak.
Berikut beberapa tips memilih kursi pesawat agar perjalanan lebih nyaman.
1. Pelajari Denah Kabin Pesawat
Sebelum melakukan check-in, cari tahu tipe pesawat yang digunakan maskapai dan pelajari denah kursinya (seat map). Informasi tersebut biasanya tersedia melalui situs resmi maupun aplikasi maskapai sehingga Anda dapat mengetahui posisi kursi yang masih tersedia.
2. Pilih Kursi dengan Ruang Kaki Lebih Luas
Jika menginginkan ruang kaki yang lega, pilih kursi di barisan pintu darurat (exit row) atau bagian depan kabin. Area bulkhead juga menawarkan leg room yang lebih luas, namun perlu diingat bahwa posisi ini sering diprioritaskan bagi penumpang yang membawa bayi.
3. Sesuaikan dengan Kebutuhan Selama Penerbangan
Setiap penumpang memiliki kebutuhan yang berbeda. Jika ingin suasana lebih tenang, hindari kursi di dekat mesin, toilet, maupun galley karena area tersebut cenderung lebih bising. Kursi di bagian depan kabin biasanya menjadi pilihan terbaik untuk mengurangi kebisingan.
Bagi yang ingin menikmati pemandangan, pilih kursi dekat jendela dengan posisi di depan atau belakang sayap agar pandangan ke luar tidak terhalang.
Jika baru pertama kali naik pesawat atau mudah mabuk perjalanan, pilih kursi yang berada di sekitar area sayap karena bagian ini biasanya mengalami guncangan yang lebih stabil dibandingkan bagian depan maupun belakang pesawat.
Sementara itu, penumpang yang sering ke toilet disarankan memilih kursi lorong (aisle seat) agar lebih mudah keluar masuk tanpa mengganggu penumpang lain.
4. Lakukan Online Check-in Lebih Awal
Manfaatkan fitur online check-in segera setelah dibuka untuk meningkatkan peluang mendapatkan kursi yang diinginkan. Sebelum memilih kursi, pastikan Anda juga memeriksa kebijakan maskapai karena beberapa posisi favorit biasanya dikenakan biaya tambahan.
Apabila tersedia promo upgrade kelas, tidak ada salahnya mempertimbangkan penawaran tersebut untuk memperoleh ruang yang lebih lega dan pengalaman terbang yang lebih nyaman.